Dibuat Januari, 11- 2023
RANGKUMAN
ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN
MODUL 1-6
Disusun oleh :
Nama : Ahmad Baihaqi Hafid
NIM : 231080200035
Kelompok : 10
Perkenalkan nama saya Haqi, saya dari jurusan Informatika Universitas Muhammadiyah Sidoarjo yang saat ini telah melaksanakan praktikum sistem digital, blog ini saya buat agar mempermudah mencari rangkuman terkait materi Algoritma dan Pemrograman.
BAB I
MATERI MODUL POKOK BAHASAN
FLOWCHART DAN INSTANSI
1. Flowchart
a. Pengertian flowchart
Flowchart atau bagan alur adalah diagram yang menampilkan langkah-langkah dan keputusan untuk melakukan sebuah proses dari suatu program. Setiap langkah digambarkan dalam bentuk diagram dan dihubungkan dengan garis atau arah panah.
Flowchart berperan penting dalam memutuskan sebuah langkah atau fungsionalitas dari sebuah proyek pembuatan program yang melibatkan banyak orang sekaligus. Selain itu dengan menggunakan bagan alur proses dari sebuah program akan lebih jelas, ringkas, dan mengurangi kemungkinan untuk salah penafsiran. Penggunaan flowchart dalam dunia pemrograman juga merupakan cara yang bagus untuk menghubungkan antara kebutuhan teknis dan non-teknis.
b. Fungsi flowchart
Fungsi utama dari flowchart adalah memberi gambaran jalannya sebuah program dari satu proses ke proses lainnya. Sehingga, alur program menjadi mudah dipahami oleh semua orang. Selain itu, fungsi lain dari flowchart adalah untuk menyederhanakan rangkaian prosedur agar memudahkan pemahaman terhadap informasi tersebut.
c. Jenis Flowchart
Flowchart sendiri terdiri dari lima jenis, masing-masing jenis memiliki karakteristik dalam penggunaanya. Berikut adalah jenis-jenisnya:
• Flowchart dokumen
Pertama ada flowchart dokumen (document flowchart) atau bisa juga disebut dengan paperwork flowchart. Flowchart dokumen berfungsi untuk menelusuri alur form dari satu bagian ke bagian yan lain, termasuk bagaimana laporan diproses, dicatat, dan disimpan.
• Flowchart program
Selanjutnya kita akan membahas flowchart program. Flowchart ini menggambarkan secara rinci prosedur dari proses program. Flowchart program terdiri dari dua macam, antara lain: flowchart logika program (program logic flowchart) dan flowchart program komputer terinci (detailed computer program flowchart).
• Flowchart proses
Flowchart proses adalah cara penggambaran rekayasa industrial dengan cara merinci dan menganalisis langkah-langkah selanjutnya dalam suatu prosedur atau sistem.
• Flowchart sistem
Yang keempat ada flowchart sistem. Flowchart sistem adalah flowchart yang menampilkan tahapan atau proses kerja yang sedang berlangsung
di dalam sistem secara menyeluruh. Selain itu flowchart sistem juga menguraikan urutan dari setiap prosedur yang ada di dalarn sistem.
• Flowchart skematik
Terakhir ada flowchart skematik. Flowchart ini menampilkan alur prosedur suatu sistem, hampir sama dengan flowchart sistem. Namun, ada perbedaan dalam penggunaan simbol-simbol dalam menggambarkan alur. Selain simbol-simbol, flowchart skematik juga menggunakan gambar-gambar komputer serta peralatan lainnya untuk mempermudah dalam pembacaan flowchart untuk orang awam.
POKOK BAHASAN II
TIPE DATA DAN OPERATOR ARITMATIKA
1. Mencoba perdana : Hello World! Script:
Print(''Hello World!")
Membuat program dengan menggunakan def Assalarnuallaikum, Hai Semua
Nama saya adalah ...
Sekarang saya belajar memprogram memakai bahasa python Ayo teman-teman belajar juga
Sampai jumpa.
def salam():
print ("Assalamualaikum, Hai Semua\nNama saya adalah Haqi\nSekarang saya belajar memprograrn memakai bahasa python\nAyo teman-teman belajar juga\nSarnpai jumpa.")
POKOK BAHASAN III
STRUKTUR PEMROGRAMAN BERKONDASI
3.1 Pernyataan If
Pernyataan berkondisi digunakan untuk membuat alur program agar menjadi lebih efektif dan relevan terhadap permasalahan yang ada. Dalam Bahasa Python pernyataan berkondisi if yang digunakan untuk memberikan beberapa alternatif pilihan seperti bilangan golongan dan pangkat jabatan, jenis kelamin perempuan atau laki-laki, bilangan genap atau ganjil, dan lain sebagainya.
Struktur kondisi if dapat digunakan dalam bentuk sebagai berikut : If (kondisi) :
Pernyataan 1
3.2 Pernyataan If…Else
Struktur kondisi if…else dapat digunakan dalam bent:uk sebagai berikut : If (kondisi) :
Pernyataan 1
Pernyataan 2
….. PernyataanN
Else :
Pernyataan
3.3 Pernyataan If…Elif…Else
Pernyataan If…elif…else digunakan untuk: menguji lebih dari dua kondisi. Apabila kondisi pada if benar, maka pernyataan di dalamnya yang dieksekusi. Apabila salah, maka masuk ke pengujian kondisi elif. Terakhir apabila tidak ada ifatau elif yang benar, maka yang dijalank:an adalah yang di blok else.
Struktur kondisi if…elif…else dapat digunakan dalam beberapa bentuk: sebagai berikut:
if (kondisi) :
pernyataanl elif (kondisi2) :
pernyataan2
else:
pernyataanX
POKOK BAHASAN 4
STRUKTUR PEMROGRAMAN : PERULANGAN
1.1 Perulangan For
Perulangan For adalah suatu perintah yang di ulang, dimana perintah tersebut dikendalikan oleh sebuah variable, sehingga dapat memudahkan kita untuk memproses setiap elemen pada list dengan variable sementara dan mengaplikasikan kode yang sama. Dalam perulangan for di pyhton sedikit berbeda dengan bahasa lainnya. Perulangan ini tentunya dirancang untuk menelusuri nilai ataupun elemen yang terdapat pada string, list, tuple dictionary, dan objek yang mempunyai tipe range. Struktur perulangan for dapat digunakan dalam bentuk sebagai berikut:
for elemen in tipe_koleksi:
perintah 1
perintah 2
Dilihat dari bentuk diatas bahwa perintahl dan perintah2 akan dilakukan perulangan lewat elemen yang terdapat didalam tipe _ koleksi. Jadi, ada 3 penting. Sequence adalah sebuah nilai yang bersifat iterable alias bisa diulang-ulang. Di antara tipe data yang bersifat sequence atau iterable adalah:
• List
• Tuple
• String
Dan lain sebagainya. Nilai adalah setiap item yang diekstrak dari sequence. Blok kode yaitu statemen-statemen atau perintah tertentu yang akan dieksekusi secara berulang.
1.2. Perulangan While
Struktur perulangan (atau dalam bahasa inggris disebut dengan loop) adalah instruksi kode program yang bertujuan untuk mengulang beberapa baris perintah. Dalam merancang perulangan, kita setidaknya harus mengetahui 3 komponen:
1. Kondisi awal perulangan.
2. Kondisi pada saat perulangan.
3. Kondisi yang harus dipenuhi agar perulangan berhenti.
while (kondisi):
perintah
Kondisi yang dimaksud merupakan suatu kondisi atau keadaan yang kita buat.
Selama nilai yang diulang masih sesuai dengan kondisi yang sudah ditetapkan
yang berarti True dan tidak bemilai 0 maka while akan terns berjalan.
POKOK BAHASAN 5
TIPE DATA KOLEKSI
5.1 List
Dalam bahasa pemrograman Python, struktur data yang paling dasar adalah urutan atau lists. Setiap elemen-elemen berurutan akan diberi nomor posisi atau indeksnya. Indeks pertama dalam list adalah nol, indeks kedua adalah satu dan seterusnya.
Python memiliki enam jenis urutan built-in, namun yang paling umum adalah list dan tuple. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan dengan semua jenis list. Operasi ini meliputi pengindeksan, pengiris, penambahan, perbanyak, dan pengecekan keanggotaan. Selain itu, Python memiliki fungsi built-in untuk menemukan panjang list dan untuk menemukan elemen terbesar dan terkecilnya.
1. Membuat List Python
List adalah tipe data yang paling serbaguna yang tersedia dalam bahasa Python, yang dapat ditulis sebagai daftar nilai yang dipisahkan koma (item) antara tanda kurung siku. Hal penting tentang daftar adalah item dalam list tidak boleh sama jenisnya.
Membuat list sangat sederhana, tinggal memasukkan berbagai nilai yang dipisahkan koma di antara tanda kurung siku. Dibawah ini adalah contoh sederhana pembuatan list dalam bahasa Python.
2. Akses Nilai Dalam List Python
Untuk mengakses nilai dalam list python, gunakan tanda kurung siku untuk mengiris beserta indeks atau indeks untuk mendapatkan nilai yang tersedia pada indeks tersebut.
3. Update Nilai Dalam List Python
Anda dapat memperbarui satu atau beberapa nilai di dalam list dengan memberikan potongan di sisi kiri operator penugasan, dan Anda dapat menambahkan nilai ke dalam list dengan metode append().
4. Hapus Nilai Dalam List Python
Untuk menghapus nilai di dalam list python, Anda dapat menggunakan salah satu pernyataan del jika Anda tahu persis elemen yang Anda hapus. Anda dapat menggunakan metode removef) jika Anda tidak tahu persis item mana yang akan dihapus.
5.2 Tuple
Sebuah tuple adalah urutan objek Python yang tidak berubah. Tuple adalah urutan, seperti daftar. Tuple bersifat immutable, artinya isi tuple tidak bisa kita ubah dan hapus. Namun, dapat kita isi dengan berbagai macam nilai dan objek. Tuple menggunakan tanda kurung, sedangkan List Python menggunakan tanda kurung siku.
Membuat tuple semudah memasukkan nilai-nilai yang dipisahkan koma. Secara opsional, dapat memasukkan nilai-nilai yang dipisahkan koma ini di antara tanda kurung juga.
1. Membuat tuple kosong dan singleton
untuk membuat Tuple yang hanya berisi satu (singleton), maka harus manambahkan tanda koma di belakangnnya. Karena jika tidak ditambahkan koma, akan dianggap sebagai string.
2. Mengakses dan memotong(s/zczng) nilai tuple
Untuk mengakses nilai dalam tuple, gunakan tanda kurung siku untuk mengiris beserta indeks atau indeks untuk mendapatkan nilai yang tersedia pada indeks tersebut. Sama seperti list, Tuple juga memiliki indeks untuk Mengakses item di dalamnya. Indeks Tuple dan list selalu dimulai dari nol 0.
3. Menghapus nilai tuple
secara eksplisit menghapus keseluruhan tuple, cukup gunakan del statement.
5.3 Dictionary
Dictionary adalah tipe data yang anggotanya terdirii dari pasangan-pasangan kunci:nilai (key:value). Dictionary dibuat dengan menempatkan anggota di dalam tanda kurung kurawal { }, dipisahkan oleh tanda koma. Anggota dictionary terdiri dari pasangan kunci:nilai. Kunci harus bersifat unik, tidak boleh ada dua kunci yang sama dalam dictionary.
1. Mengakses elemen dictionary
Dictionary tidak menggunakan indeks. Anggota dictionary diakses denagn menggunakan kuncinya. Selain itu, bisa juga diakses dengan menggunakan fungsi get().
Dengan menggunakan fungsi get(), bila kunci tidak ada di dalam dictionary, maka akan kembali None. Bila tidak menggunakan fungsi get(), maka akan teijadi eror KeyError bila kunci hendak diakses tidak ada dalam dictionaiy.
2. Update Nilai Dalam Dictionary Python
3. Hapus Elemen Dictionary Python
untuk menghapus elemen dalam dictionaiy, kita bisa menghapus anggota tertentu dengan menggunakan fungsi pop(). Fungsi ini menghapus anggota dengan mengembalikan kunci dari anggota tersebut. Terdapat juga funsgi lainnya yaitu popitem() yang digunakan untuk menghapus anggota acak dari dictionaiy. Untuk mengahapus semua anggota dictionaiy, bisa menggunakan funsgi clear(). Selain itu kita juga bisa menggunakan kata kunci del untuk menghapus anggota tertentu atau mengahpus dictionary itu sendiri.
POKOK BAHASAN 6
STRUKTUR PEMROGRAMAN : FUNCTION
1.1 Function
Fungsi pada python adalah kumpulan perintah atau baris kode yang dikelompokkan menjadi satu kesatuan untuk kemudian bisa dipanggil atau digunakan berkali-kali. Sebuah fungsi bisa menerima parameter, bisa mengembalikan suatu nilai, dan bisa dipanggil berkali-kali secara independent. Dengan fungsi kita bisa memecah program besar yang kita tulis, menjadi bagian-bagian kecil dengan tugasnya masing-masing.
Fungsi dipakai untuk mengumpulkan beberapa perintah yang sering dipakai dalam sebuah program. Dengan memakai fungsi, program yang dibuat menjadi lebih tersruktur. Lebih mudah diikuti oleh orang lain yang membaca program dibuat. Paling penting adalah mempersingkat waktu yang diperlukan untuk mengembangkan suatu perangkat lunak. Karena perangkat lunak yang dibuat, bisa menjadi komponen-komponen yang sama.
Seperti layaknya sebuah Bahasa pemrograman, python juga memberikan fasilitas pembuatan fungsi yang sangat bagus. Konsep fungsi dalam python sama dengan Bahasa pemrograman C/C++. Python menganggap fungsi dan prosedur adalah sesuatu yang sama, dalam artian cara mendeklarasikan fungsi dan prosedur adalah sama. Hanya bedanya, kalua fungsi mengembalikan suatu nilai setelah proses sedangkan prosedur tidak.
1.2. Struktur Function
Di dalam python, sintaks pembuatan fungsi terlihat seperti berikut:
def
namaFungsi(parameter):
Statements
• Sebuah fungsi diawali dengan statemen def kemudian diikuti oleh sebuah nama_fungsi nya. Pada pernyataan def dipakai untuk mendeklarasikan fungsi.
• Sebuah fungsi dapat memiliki argument (parameter) ataupun tidak.
• Tanda titik dua (:) menandakan awal pendefinisian tubuh dari fungsi yang terdiri dari statemen-statemen
1.2 Memanggil Function
Di dalam python, sintaks memanggil fungsi sangat sederhana seperti berikut:
Dalam deklarasi fungsi, juga bisa menambahkan komentar-komentar yang memberi penjelasan mengenai fungsi yang dibuat. Secara umum memang bisa menambahkan komentar-komentar di sembarang tempat dalam program yang dibuat. Baris-baris komentar diawali dengan pagar (#). Semua karakter yang mengikuti tanda ini sampai akhir baris dianggap sebagai komentar dan tidak akan mempengaruhi jalannya program. Akan tetapi terdapat satu gaya pemberian komentar dalam python yang disebut dengan docstring. Biasanya dipakai untuk memberi penjelasan mengenai fungsi atau objek. Docstring diapit dengan tanda petik ganda, komentar jenis ini hanya boleh diberikan tepat satu baris di bawah deklarasi fungsi atau objek yang akan ditunjukkan pada pemabahsan selanjutnya. Docstring sangat bermanfaat Ketika kita ingin mendokumentasikan semua fungsi dan kelas yang telah kita buat. Karena ada beberapa perngkat lunak yang mampu membuat dokumentasi berdasarkan docstring yang ada dalam source code.
1.3 Function dengan Parameter dan Argumen
Sebuah fungsi juga bisa menerima parameter ataupun argument. Ia memiliki suatu nilai/variable yang dilemparkan ke dalam fungsi untuk diproses lebih lanjut. Parameter adalah sebutan untuk nilai inputan fungsi pada saat fungsi itu didefinisikan, sedangkan argument adalah sebutan untuk nilai fungsi pada saat fungsi itu dipanggil.
Tergantung kebutuhan, sebuah fungsi bisa menerima 1,2 atau lebih dari 5 parameter atau argument, namun bisa juga tidak memerlukan sama sekali. Sebenarnya parameter dan argumen sangat mirip dan sering di pertukarkan. Perbedaan dari keduanya hanya di posisi pembuatan saja. Parameter merujuk kepada inputan fungsi pada saat pendefinsian, sedangkan argument merujuk ke nilai input fungsi pada saat pemanggilan.
Berikut format dasar fungsi python dengan parameter dan argument:
def namaFungsi(param1, param2):
…
Return nilai
namaFungsi(arg1, arg2)
Di akhir baris 1, yakni dalam tanda kurung setelah nama_function, adalah tempat untuk penulisan parameter. Dalam contoh diatas, terdapat 2 buah parameter Bernama param1 dan param2. Sepanjang isi function, para1 dan param2 bisa diakses sebagaimana variable biasa. Ketika memanggil fungsi, kita harus isi kedua nilai seperti di baris 6, yakni dari perintah nama_function(arg1,arg2). Disini, atg1 dan arg2 adalah argument. Nilai argument ini nantinya akan mengisi nilai parameter.
Komentar
Posting Komentar