Rangkuman Praktikum Jaringan Komputer
RANGKUMAN
JARINGAN KOMPUTER
MODUL 1-6

Disusun Oleh:
Nama: Ahmad Baihaqi Hafid
NIM: 231080200035
Kelompok: 10
Perkenalkan nama saya Haqi, saya dari jurusan Informatika Universitas Muhammadiyah Sidoarjo yang saat ini telah melaksanakan praktikum Jaringan Komputer, blog ini saya buat agar mempermudah mencari rangkuman terkait materi Jarinagn Komputer.

BAB 1 – Teori Dasar Jaringan & Pengenalan Router OS
Topik Utama:
-
Pengenalan jenis topologi jaringan: Bus, Ring, Star — bahas arsitektur fisik, kelebihan, dan kekurangan masing-masing.
-
Perangkat jaringan penting: NIC, Kabel UTP/STP & Coaxial, Hub, Router, Repeater – masing-masing punya peran krusial dalam komunikasi data.
-
Router Mikrotik sebagai perangkat utama dalam lab, berbasis Linux, mudah dikonfigurasi via Winbox.
Praktik Lapangan:
-
Merakit kabel jaringan jenis straight dan crossover dengan susunan warna standar.
-
Menghubungkan dua komputer langsung dan uji koneksi lewat
ping. -
Instalasi Mikrotik RouterOS di VirtualBox dan remote via Winbox.
-
Menambahkan IP Address ke interface Mikrotik.
-
Uji ping dari PC ke Mikrotik dan sebaliknya.
BAB 2 – Hotspot, DHCP, Queue
Topik Utama:
-
Konfigurasi Hotspot untuk autentikasi pengguna jaringan via browser tanpa software tambahan.
-
Penggunaan DHCP Server untuk pemberian IP otomatis ke client.
-
Queue sebagai pengatur batasan bandwidth (upload/download) agar trafik jaringan tetap stabil dan merata.
Praktik :
-
Setup Hotspot via
IP > Hotspot > Hotspot Setup, pilih interface, isi DNS name (misalhaqi035.com), dan tambahkan user hotspot. -
Konfigurasi DHCP Server di interface lain untuk 100 client, atur range IP dan gateway.
-
Tambah Simple Queue untuk limit internet tiap IP (misal 64k) menggunakan terminal Mikrotik.
-
Analisa hasil queue melalui menu Queue List dan monitor aktifitas bandwidth.
BAB 3 – Firewall (Filter, NAT, Mangle)
Topik Utama:
-
Firewall Filter: blokir IP, MAC Address, atau protokol tertentu.
-
NAT: menyambungkan IP lokal ke internet menggunakan teknik
masquerade. -
Mangle: menandai paket agar bisa diprioritaskan, misalnya traffic game vs browsing.
Praktik :
-
Buat rule blokir IP tertentu dari akses internet (
action=drop,chain=forward). -
Tambah Address List untuk blokir sekelompok IP (misal “CLIENT_NO_INTERNET”).
-
Tambah NAT masquerade:
-
Konfigurasi mangle untuk prioritas game (Point Blank, Poker) dan browsing HTTP:
-
Tandai koneksi dan paket.
-
Buat
queue treeterpisah untuk masing-masing lalu lintas.
-
BAB 4 – Bridge dan Routing
Topik Utama:
-
Bridge: menyatukan beberapa interface ke satu jaringan logis agar trafik mengalir seperti satu LAN.
-
Routing: mengatur jalur trafik dari satu jaringan ke jaringan lain secara manual/statik.
Praktik :
-
Tambah interface bridge di Winbox, lalu masukkan beberapa ethernet ke dalam bridge.
-
Konfigurasi wireless dengan mode
AP Bridge, aktifkan WDS, dan buat SSID. -
Setup virtual interface WDS, tambahkan ke bridge.
-
Tambahkan route statik:
-
Dst-Address: 0.0.0.0/0 -
Gateway: 192.168.5.1
-
-
Uji koneksi antar router dan ke internet (ping ke
8.8.8.8atauwww.google.com).
BAB 5 – Tunnel, VPN, Proxy
Topik Utama:
-
Tunnel (EoIP): membuat jalur antar Mikrotik lewat internet seolah berada di jaringan yang sama.
-
VPN (PPTP): mengamankan koneksi antar pengguna dan jaringan internal.
-
Web Proxy: caching data web agar mempercepat akses dan menghemat bandwidth.
Praktik :
-
Buat tunnel EoIP antar Mikrotik, isikan
remote addressdantunnel ID, lalu beri IP pada interface tunnel. -
Setup VPN Server:
-
Aktifkan PPTP di
PPP > PPTP Server. -
Buat IP Pool dan Profile VPN.
-
Tambah user (Secrets) dan koneksi client.
-
-
Buat Web Proxy:
-
Aktifkan proxy port 8080.
-
Redirect trafik port 80 ke 8080 dengan NAT rule.
-
Monitor koneksi proxy di menu status.
-
BAB 6 – Komunikasi Antar Router & ISP
Topik Utama:
-
Simulasi koneksi antar-router dan antar-PC menggunakan Cisco Packet Tracer.
-
Fokus: routing statik antar jaringan dan pengujian koneksi ujung ke ujung.
Praktik :
-
Buat topologi:
-
2 router, masing-masing terhubung ke 2 PC melalui FastEthernet.
-
-
Set IP di setiap interface dan PC:
-
Contoh: Router1 > PC0 & PC1, Router2 > PC2 & PC3.
-
-
Tambah routing antar-router:
-
Contoh:
-
-
Uji koneksi antar PC yang berbeda router menggunakan
ping.
Komentar
Posting Komentar